Peta dan Statistika

11:17 AM

Kita sering mendengar istilah peta dan istilah statistika. Sebenarnya apa arti dari dua istilah di atas, dan apa hubungan dari kedua istilah diatas?

Sekarang kita lihat arti dari masing-masing istilah terlebih dahulu. .

Peta


Peta merupakan penyajian grafis dari bentuk ruang dan hubungan keruangan antara berbagai perwujudan yang diwakili. Menurut ICA (International Cartography Association) peta adalah gambaran konvensional yang dibuat dengan menggambarkan elemen – elemen yang ada di permukaan bumi dan gejala yang ada hubungannya dengan elemen – elemen tersebut. Menurut Erwin Raisz (1948) peta adalah suatu gambaran konvensional dari permukaan bumi, sepertinya kenampakannya oleh kita tegak lurus dari atas, dan ditambah huruf – huruf dan angka – angka sebagai informasi.

Statistika

Ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, dan menyajikan data supaya menjadi lebih mudah dimengerti. Atau mungkin dapat disebut juga ilmu yang mempelajari tentang data.

Sekarang kita lihat hubungannya. .
Ketika kita melakukan pengumpulan data, Survey atau Sensus misalnya..
Peta digunakan untuk membagi wilayah kerja dari masing-masing petugas. Peta Blok Sensus digunakan untuk membagi Habis Peta Wilayah Administratif suatu kecamatan sehingga wilayah kerja dari suatu petugas dapat terlihat jelas di peta, dengan adanya peta maka petugas tidak perlu kesulitan menentukan mana yang bagian nya ataupun yang bukan. Selain itu juga, peta dalam pelaksanaan lapangan juga membantu petugas untuk melakukan listing, memetakan bangunan fisik dan sensus yang berada di suatu blok sehingga nantinya tahu mana rumah yang akan didatangi.

Mungkin hal di atas terlalu khusus, mungkin hanya dimengerti sedikit orang atau mungkin oleh orang-orang BPS saja. .
Sekarang saya berikan hubungan yang lebih umum. .

Jika kita mempunyai suatu data, data produksi padi misalnya di seluruh indonesia. .
Kita ingin merepresentasikannya dalam bentuk gambar ataupun grafik.. karena hal ini lebih mudah dimengerti daripada kita berkata-kata. .
Jika kita ingin membuat pie chart misalnya?? bagaimana kita membagi pie char itu ke dalam banyak sekali provinsi..? mungkin bisa dengan bantuan komputer, tetapi apakah jadi lebih mudah dibaca?
Atau kita ingin membuat Histogram??Mau berapa banyak histogram yang dibuat?mau berapa panjangkah sumbu x nya??
Ya, jawaban yang mungkin adalah peta. .
Kita bisa merepresentasikan data tersebut dalam bentuk peta.. dengan bentuk peta maka penyajiaanya dapat lebih mudah dimengerti untuk kasus ini. Orang yang melihat peta biasanya sudah langsung dapat menangkap deskripsi dari data yang kita sajikan berdasarkan warna yang ada, dan juga dapat langsung mengetahui letak geografis wilayahnya. .

oh iya lupa, peta yang saya maksud di atas adalah peta tematik. .
apa itu peta tematik? Berikut penjelasannya. .


Merupakan peta yang menunjukkan hubungan ruang dalam bentuk atribut tunggal atau hubungan atribut. Peta yang menyajikan tema tertentu dan untuk kepentingan tertentu (land status, penduduk, transportasi, dll) dengan menggunakan peta rupabumi yang telah disederhanakan sebagai dasar untuk meletakkan informasi tematiknya.


Saya hanya bercerita berdasarkan pengalaman saya, jika ada kesalahan mungkin bisa di beri tahu. .
Terimakasih, semoga bermanfaat. .
^ ^ GBU

You Might Also Like

0 comments